Mencoba Berbagai Code Editor di Penguin

28 March 2010
By Akhyar

i need a nice yet powerful code editorIde untuk menulis posting ini bermula ketika saya tengah mengerjakan theme wordpress yang mungkin sedang anda lihat sekarang. Bila di header blog ini ada sesosok cewek berseragam sekolah jepang yang menenteng sebuah katana sembari berlari, nah itulah hasil pertama kali saya melakukan coding secara serius di platform linux (tepatnya Ubuntu Karmic). Baidewei kalo mau tau, nama theme-nya Monochrome Kiss yang terinspirasi dari lagu Monokuro no Kisu oleh Sid yang kebetulan diputer pas baru kelar finishing jQuery-nya.


Spoiler:

Oke, cukup curcolnya :P Salah satu hal yang cukup memberatkan saya untuk coding di Linux adalah tidak adanya dukungan native Notepad++ terhadap platform selain Windows meskipun sifatnya opensource. Padahal program cilik, lightweight, nan powerful tersebut telah menemani saya coding segala bahasa selama terpuruk di sistem operasi berpartisi NTFS gegara terjadi overlapping partisi yang menyebabkan HD saya tak terbaca oleh oknum OS turunan Unix itu :( Namun, akhirnya pemartisian ulang sukses dilakukan tanpa was-was setelah memindahkan puluhan GB data koleksi ke HD eksternal yang dirampas dengan suka cita dari Arkham. Then… here i am, Linux i’m coming~! *teriak lebay*

Ehm, curcol lagi *lirik paragrap sebelumnya* ya? Ketiadaan Notepad++ tidak menyurutkan semangat saya untuk tetap berusaha menjadikan Penguin sebagai OS untuk pemakaian sehari-hari. Wine? No way! I don’t drink! *eh?* Sebisa mungkin saya inginnya sih pake program yang native untuk Penguin (padahal karena tampilan jendela di Wine yang jelek). Gedit, text editor kebangsaan desktop Jembalang meskipun bisa dikustomisasi dan cukup powerful, saya membiarkannya apa adanya agar tetap ringan sebagai text editor default. Yang saya butuhkan sekarang adalah CODE EDITOR. Hasil bertapa dengan koneksi kampus yang agak mending dibanding telkomflash, membuahkan informasi beberapa code editor yang top recommended.

Fyi, untuk code editor ini preferensi saya adalah yang semirip mungkin dengan notepad ples ples. Setidaknya ada syntax highlighting, code folding, indentation guide, plus file browser terintegrasi.  Automatic code/tag completion menurut saya terlalu merepotkan bagi yang lebih suka ngetik manual semua kodenya. Yah, semuanya tergantung selera. Berikut sedikit reviewnya :)


gEdit

(apt-get install gedit)

Terinstall secara default pada Ubuntu dan semua distro dengan desktop Gnome. Ini tipe aplikasi favorit saya, simpel secara default namun bisa dikustomisasi menjadi super powerful. Yang menjadi nilai plus adalah dukungan plugin dan sifat customizable-nya yang cukup luas.  Meskipun begitu, saya membiarkannya tetap simple dan ringan untuk pemakaian sebagai teks editor, ya buat catatan-catatan kecil begitu lah.

Lebih lanjut bisa anda baca artikel berikut: Customizing gedit as a Web Developer’s IDE dan Textmate-like Gedit in few steps

Blue Fish web development studio

(apt-get install bluefish)

Code editor yang pertama kali terlintas di benak saya ketika mencari alternatif gedit. Sesuai namanya, editor ini memfokuskan diri untuk pengembangan web. Tak heran bila shortcut-shortcut tag html, WYSiWYG editor, dan file browser sudah terintegrasi di dalamnya. Meskipun begitu, Blue Fish juga mendukung syntax highlihting berbagai source code lain kok. Sayangnya untuk indentasi saya agak kebingungan dengan BlueFish ini, tidak ada guide untuk setiap penekanan tombol tab. Code folding juga tidak ada (atau saya yang gak nemuin?)

Fitur Bluefish bisa ditemukan di situs resminya: http://bluefish.openoffice.nl/features.html

jEdit programmer’s text editor

(apt-get install jedit)

Tidak seperti Blue Fish yang spesialis web, jEdit dari namanya sih keliatan lebih universal. Anda butuh java untuk menjalankannya, dan itu berarti multiplatform (hey, did you spot ‘j’ in the name?). Yang pertama terpikir oleh saya begitu menjalankannya adalah tampilannya yang awful. Namun bisa diakali dengan mengganti opsi interface agar menggunakan library GTK alih-alih Java Swing. Satu lagi, font pada bagian editor tampak tidak mulus dan pecah-pecah. Awalnya saya pikir masalah ada di font, namun setelah utak-atik lebih lanjut ditemukan bahwa setting default untuk anti-aliasing-nya adalah off. Silakan anda cari sendiri dibagian opsi.

    Beberapa fitur jEdit yang dikutip dari sini.

  • Plugins can turn jEdit into a very advanced XML/HTML editor, or a full-fledged IDE, with compiler, code completion, context-sensitive help, debugging, visual diff, and many language-specific tools tightly integrated with the editor.
  • Combines the best functionality of Unix, Windows and MacOS text editors.
  • Runs on any operating system with a Java 2 version 1.3 or higher virtual machine – this includes MacOS X, OS/2, Unix, VMS and Windows

SciTe Scintilla based Text Editor

(apt-get install scite)

Saya belum mencoba lebih jauh text editor ini karena cuma kebetulan nemu rekomendasi di forum. Cukup ringan, bersih, dan bisa jalan di Penguin maupun Jendela. Selain itu SciTE menggunakan library scilexer yang juga digunakan oleh Notepad++, meskipun saya belum begitu mengerti kegunaannya :P

Selebihnya? Silakan coba sendiri atau kunjungi situs resminya di http://www.scintilla.org/

Editra

(http://editra.org/)

Masih dalam pengembangan, wajar bila belum tersedia dalam repository resmi. Lagi-lagi rekomendasi untuk program ini saya dapat di forum oleh orang yang akhirnya mengaku bahwa dialah developernya. Bisa jalan di berbagai platform (Windows, Mac, Unix) dan dibangun menggunakan Python dan wxWindows. Belum saya coba lebih jauh :)

Untuk menginstall ketikkan perintah di direktori installer: python setup.py install

Geany

(sudo apt-get install geany)

Bukan sekedar code editor. Aplikasi dengan logo lampu ajaib aladin ini sebenarnya adalah sebuah Integrated Development Environment (IDE) yang sangat ringan dan gampang dikustomisasi. Entah kenapa feel saya paling pewe kalo pake Geany. Karena cukup memuaskan saya, akhirnya Geany lah yang saya pilih untuk menemani coding web sehari-hari, kecuali untuk Java yang saya serahkan pada NetBeans IDE (efek praktikum OOP & AI).

Berbagai extras untuk kustomisasi Geany bisa diperoleh di sini: http://www.geany.org/Download/Extras


.
.

Sesungguhnya semua kembali pada selera masing-masing. Silakan anda tentukan pilihan yang sesuai kenyamanan anda. Saya hanya berbagi pengalaman ketika “hunting” code editor di Pinguin. Ada pendapat lain?

(worship)

.

Tulisan terkait:

Disket: Perangkat Jadul yang Ternyata Masih Eksis
Google juga Manusia
Membuat Konten Dikopas jadi Impas

Tags: , , , ,

20 Responses to Mencoba Berbagai Code Editor di Penguin

  1. mampuzlw on 29 March 2010 at 3:51 am

    walopun ga ngerti, tetep komen… + kunjungan perdana stelah skian lama hiatus… :D b

    Firefox 3.6.2Windows 7
  2. naphi on 29 March 2010 at 5:27 am

    suwun yo..

    lebih manis kalo dikasih screen capturenya.

    Google Chrome 4.0.249.89Windows Vista
    • Akhyar on 30 March 2010 at 10:17 pm

      Same-same om,
      Iya, saya gak sempat bikin skrinsut gegara koneksi-telkomsel-yang-maha-bekicot. Nanti akan saya update.

      (doh)

      Firefox 3.5.1Windows XP
  3. [...] This post was mentioned on Twitter by akhyar. akhyar said: posting baru: Mencoba Berbagai Code Editor di Penguin – http://akhyar.web.id/?p=145 [...]

    SOAP (Simple Object Access Protocol)
  4. Hengki on 5 April 2010 at 4:01 am

    pengen ke linux.. kangenn… kelamaan di jendela nehh :(

    Firefox 3.5.2Windows XP
  5. Hanif on 13 April 2010 at 10:35 pm

    belum bereksplorasi jauh dengan linux. hehe,

    Firefox 3.6.3Windows Vista
  6. Love4Live on 25 April 2010 at 9:19 am

    keren wooooiiii…

    Minefield 3.7.8Ubuntu 10.04
  7. Team Ronggolawe on 26 April 2010 at 9:50 pm

    Berkunjung menjalin relasi dan mencari ilmu yang bermanfaat. Sukses yach ^_^
    Salam dari teamronggolawe.com

    Firefox 3.5Windows XP
  8. tuanmuda on 8 May 2010 at 9:55 am

    udah pernah nyoba Aptana Studio…

    Coba deh itu editor favoritku di pinguin & jendela :)

    Firefox 3.6.3Ubuntu 10.04
    • Akhyar on 18 August 2010 at 12:06 am

      sip, bagus nih rekomendasinya… yang multi platform euy (dance) .

      Firefox 3.6.8Windows XP
  9. andyan on 12 May 2010 at 3:56 pm

    penguin yah

    nggak pernah pakek…

    Internet Explorer 8.0Windows Vista
  10. crims1412 on 13 May 2010 at 5:29 pm

    hmmmm code editor di linux ya…

    salah satu alternatif ku buat coding website juga kadang pakai Netbeans yang pastinya bisa di pake di Jendela sama pinguin, lumayan asyik juga lo kloninganku,xixixi

    Firefox 3.6.3Windows 7
  11. afispedia on 14 May 2010 at 11:27 pm

    kunjungan perdana nih mas… saya juga lagi berusaha migrasi ke linux nih

    Firefox 3.5.1Windows XP
  12. Hengki on 19 June 2010 at 5:45 am

    akhirnya saya kembali ke Linux.. :D

    Firefox 3.6.3GNU/Linux
  13. ifan on 29 June 2010 at 3:19 am

    numpang lewat yar

    jangan lupa mampir ya

    Firefox 3.0.6Windows XP
  14. Arif Widi on 5 July 2010 at 7:25 am

    Dulu pernah nyoba pake aptana, fitur nya banyak tapi berat nya minta ampun (atau emang komputer saya yg lemot ya ?) terus pindah lagi ke gEdit. Terakhir nemu editor namanya geany, langsung jatuh cinta sama si geany, ringan banget.

    Google Chrome 5.0.342.7GNU/Linux
  15. rusydi on 17 August 2010 at 11:55 pm

    Klo saya lebih sering pake kate, editor bawaan KDE.
    Sempat juga mecoba komodo. Namun karena lebih berat dan tidak matching dg KDE akhirnya balik lagi ke Kate. :)
    Klo mau editor yang powerfull, coba pake GVim atau Emacs, editor legendaris Linux

    Google Chrome 5.0.375.125Slackware
    • Akhyar on 18 August 2010 at 12:05 am

      gVim itu vim pake GUI kan ya? user friendly gak? diliat dari kacamata user awam lho ya ;)

      Firefox 3.6.8Windows XP
  16. rusydi on 18 August 2010 at 6:16 pm

    klo tidak terbiasa dengan vim ya sulit pake gvim
    soalnya shortcut2 nya masih sama dengan vim

    Google Chrome 5.0.375.125Slackware
  17. Britteny Nightwine on 30 August 2010 at 4:24 pm

    Stumbled upon your website via bing the other day and absolutely think its great. Keep up the fantastic work.

    Firefox 3.0.14Windows XP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CommentLuv Enabled

Penampakan

Afiliasi

  • Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia
  • Sirkel Laboratory

Stats