<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Atarashii Sekai</title>
	<atom:link href="http://akhyar.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akhyar.web.id</link>
	<description>dunia di mata seorang geek</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Apr 2011 13:22:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>Menginstall Office 2007 di Lucid dengan PlayOnLinux</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2011/04/05/menginstall-office-2007-di-lucid-dengan-playonlinux/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2011/04/05/menginstall-office-2007-di-lucid-dengan-playonlinux/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 09:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Geek Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[office]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[wine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Saya sudah mencoba menginstall Office 2007 menggunakan wine tapi selalu gagal di proses instalasi. Ternyata dengan PlayOnLinux masalah tersebut dapat diatasi. Mungkin ada ketidakcocokan dengan versi wine yang saya pakai, dan menurut pengamatan saya, PlayOnLinux mengatasi masalah tersebut dengan berperan sebagai front-end version &#038; prefix manager bagi wine. Jadi ketika saya mencoba menginstall Office 2007, PlayOnLinux akan otomatis memilihkan versi wine yang sesuai beserta library-library yang dibutuhkan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akhyar.web.id/uploads/microsoft-ms-office-word-2007-box.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-505" title="microsoft-ms-office-word-2007-box" src="http://akhyar.web.id/uploads/microsoft-ms-office-word-2007-box-300x300.jpg" alt="" width="180" height="180" /></a>Salah satu aplikasi non-linux-available yang sangat saya butuhkan untuk keperluan sehari-hari adalah Microsoft Office, terutama Word. Okelah di Linux ada OpenOffice, LibreOffice, AbiWord, dan sebagainya, tapi gimana dengan konsistensi tampilan? Tidak jarang format docx milik saya jadi berantakan ketika dibuka di OpenOffice, dan sering kali saya bekerja tidak sendiri. Misalnya aja ngerjain laporan yang kerjanya keroyokan atau perlu dioper ke rekan lain untuk direvisi. Karena saya rada perfeksionis, konsistensi penyajian data adalah sangat penting. Ngomong-ngomong soal konsistensi, kayaknya saya perlu belajar bikin paper pake LaTeX <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Karena pemakaian komputer saya sehari-hari berpusat di OS Linux dengan distro Ubuntu Lucid Lynx, berpindah ke OS tetangga hanya untuk sedikit merivisi laporan atau mengedit file .psd adalah sesuatu yang sangat merepotkan, terlebih dengan maha-lemot-nya Windows Vista saya yang kebetulan original itu.</p>
<blockquote><p>PlayOnLinux is a piece of sofware which allows you <strong>to easily install and use</strong> numerous <strong>games and apps designed to run with Microsoft® Windows®.</strong></p></blockquote>
<blockquote><p>PlayOnLinux is a front-end for wine. It permits you to install Windows Games and softwares on Linux.</p></blockquote>
<p><img class="alignleft" title="PlayOnLinux" src="http://www.playonlinux.com/images/logos/logo48.png" alt="PlayOnLinux" width="48" height="48" /></p>
<p>Saya sudah mencoba menginstall Office 2007 menggunakan wine tapi selalu gagal di proses instalasi. Ternyata dengan PlayOnLinux masalah tersebut dapat diatasi. Mungkin ada ketidakcocokan dengan versi wine yang saya pakai, dan menurut pengamatan saya, PlayOnLinux mengatasi masalah tersebut dengan berperan sebagai <em>front-end version &amp; prefix manager</em> bagi wine. Jadi ketika saya mencoba menginstall Office 2007, PlayOnLinux akan otomatis memilihkan versi wine yang sesuai beserta library-library yang dibutuhkan.</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p>Berikut langkah-langkahnya:</p>
<h2>1. Install PlayOnLinux</h2>
<p>Saya sangat merekomendasikan anda untuk menginstall PlayOnLinux versi terbaru.</p>
<pre class="brush: bash; title: ;">
wget -q &quot;http://deb.playonlinux.com/public.gpg&quot; -O - | sudo apt-key add -
sudo wget http://deb.playonlinux.com/playonlinux_maverick.list -O /etc/apt/sources.list.d/playonlinux.list
sudo apt-get update
sudo apt-get install playonlinux
</pre>
<h2>2. Install Office 2007</h2>
<p>Buka PlayOnLinux dan klik &#8216;Install&#8217;. Klik &#8216;Refresh&#8217; bila diperlukan (list software belum diload)</p>
<div id="attachment_492" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://akhyar.web.id/uploads/playonlinux-1.png"><img class="size-medium wp-image-492" title="playonlinux-1" src="http://akhyar.web.id/uploads/playonlinux-1-300x233.png" alt="Pilih Microsoft Office 2007" width="300" height="233" /></a><p class="wp-caption-text">Pilih Microsoft Office 2007</p></div>
<p>Cari Microsoft Office 2007 di menu Office dan klik Apply. Bisa dilihat kalau Access, Groove, dan Outlook tidak bisa jalan di atas Wine. Ketika anda mengklik Apply mungkin PlayOnLinux akan mendownload dulu versi Wine yang bisa digunakan untuk menjalankan Office 2007 dan membuatkan sebuah <em>wine prefix</em> baru untuk itu.</p>
<p>Masukkan path tempat installer Office 2007 berada ketika diminta, dan lanjutkan terus hingga Installer Office 2007 dijalankan. Jangan lupa untuk tidak menginstall Microsoft Access, Groove, dan Outlook karena akan sia-sia <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-medium wp-image-502 aligncenter" title="Microsoft Office Word 2007 " src="http://akhyar.web.id/uploads/ms-2007-300x156.png" alt="" width="300" height="156" /></p>
<p>Di akhir instalasi mungkin PlayOnLinux akan mendownload lagi beberapa library yang dibutuhkan. Akhirnya paket Office 2007 anda siap dijalankan dari gnome menu atau shortcut di desktop. Sedikit tips, anda perlu menambahkan permission +x pada icon di desktop yang dibuat PlayOnLinux agar bisa dijalankan.</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<div id="attachment_503" class="wp-caption aligncenter" style="width: 296px"><a href="http://akhyar.web.id/uploads/word-on-lucid.jpg"><img class="size-medium wp-image-503 " title="word-on-lucid" src="http://akhyar.web.id/uploads/word-on-lucid-286x300.jpg" alt="Microsoft Word on My Lucid Laptop" width="286" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Microsoft Word on My Lucid Laptop</p></div>
<blockquote><p>catatan: cara ini tidak hanya untuk Office, namun juga untuk aplikasi-aplikasi lain yang disupport oleh PlayOnLinux <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2011/04/05/menginstall-office-2007-di-lucid-dengan-playonlinux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>When Geeks Meet Geeks</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2011/04/04/when-geeks-meet-geeks/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2011/04/04/when-geeks-meet-geeks/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 16:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Geek Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[anthology]]></category>
		<category><![CDATA[kopdar]]></category>
		<category><![CDATA[meetup]]></category>
		<category><![CDATA[ppp]]></category>
		<category><![CDATA[sparxup]]></category>
		<category><![CDATA[ykode]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=469</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar catatan beberapa geeks-related-event yang saya hadiri. Meskipun sering yang nongol orangnya itu lagi itu lagi, tetep aja berkesan, mencerahkan, dan membuka wawasan baru :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekedar catatan beberapa geeks-related-event yang saya hadiri. Meskipun sering yang nongol orangnya itu lagi itu lagi, tetep aja berkesan, mencerahkan, dan membuka wawasan baru <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h1>PPP</h1>
<div id="attachment_470" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-470" href="http://akhyar.web.id/2011/04/04/when-geeks-meet-geeks/ppp-wadaslintang/"><img class="size-medium wp-image-470" title="Admin PPP di Bendungan Wadaslintang" src="http://akhyar.web.id/uploads/ppp-wadaslintang-300x168.jpg" alt="Admin PPP di Bendungan Wadaslintang" width="300" height="168" /></a><p class="wp-caption-text">Admin PPP di Bendungan Wadaslintang (photo by @widy_agung)</p></div>
<blockquote><p>Jangan tanya group PPP itu singkatan dari apa, tapi lihatlah isinya..Bisa dijadikan apa saja, ntah para pencari petualang, para penuntun pengetahuan, para penggemar panganan, dan flexible bisa jadi apa saja&#8230; <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Silahkan berbagi mengenai apapun <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>The Power of Sharing!</p></blockquote>
<p>Sejak membentuk <a href="http://www.facebook.com/home.php?sk=group_133865336671975">grup PPP di facebook</a>, kayaknya kenalan saya yang tergolong <em>geek</em> makin banyak aja ya. Bermula dari private message @<a title="Widy Agung Priasmoro" href="http://plurk.com/widy_agung">widy_agung</a> ke saya, @<a title="M Samsudin" href="http://plurk.com/odynx">odynx</a>, @<a title="Ahmad Hanafi" href="http://plurk.com/naphi">naphi</a>, @<a title="Fajar Saptono" href="http://plurk.com/fajarsaptono">fajarsaptono</a>, dan @<a title="Yonathan Utomo" href="http://plurk.com/yoyoimut">yoyoimut</a> yang ngajak jalan-jalan sekalian kopdar ke Kebumen, grup yang memiliki seribu kepanjangan (dari Para Pencari Pantai, Para Programmer Perkasa, Pengen Punya Pacar, dll) ini telah menjadi sumber berbagi informasi yang menarik buat ditongkrongin di news feed Facebook saya. Tidak jarang karena intensnya komentar dari para member, browser Firefox bahkan Chrome saya ampe crash gegara gak kuat ngeload apdet komentarnya via ajax.</p>
<p>Meskipun didominasi anak Jogja (dan UII khususnya, 5 dari 6 founder adalah mahasiswa dan <del>sesepuh</del> alumnus Informatika UII), PPP tetap terbuka bagi siapa aja yang ingin berbagi apa aja. Mulai dari <a title="Kartu (ternyata saya cukup bego)" href="http://akhyar.web.id/2010/02/21/kartu/">curcol</a>, penembakan masalah, gosip terhangat, ampe hoax, lemparan proyek dan lowongan kerja semuanya ada. Sayangnya karena sifat dari group FB itu sendiri, topik-topik lama jadi begitu mudah tenggelam entah kemana <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<h1>Jogjakarta SparxUp Seminar: Technology Trends for Digital</h1>
<h2 style="padding-left: 30px;"><a href="http://akhyar.web.id/uploads/sparxup.png"><img class="alignright size-full wp-image-484" title="sparxup" src="http://akhyar.web.id/uploads/sparxup.png" alt="" width="138" height="85" /></a>Pembicara:</h2>
<p style="padding-left: 30px;"><strong><a href="http://twitter.com/anvie">Muqorrobien Marufi</a> </strong><em>(Enterprise Software Architect)</em><br />
Bahas non Blocking I/O dan noSQL untuk scalability startup, plus demo Redis (teknis banget lah)</p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong><a href="http://twitter.com/rampok">Rama Mamuaya</a> </strong><em>(Founder <a href="http://DailySocial.net">DailySocial.net</a>)</em><br />
Rada lupa, tentang ide-ide startup kalo gak salah <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="padding-left: 30px;"><strong>Edi Sulistyo</strong> <em>(CEO <a href="http://eEvent.com">eEvent.com</a>, pemenang <a href="http://www.sparxup.com/winners">Best Use of Technology SparxUp Award 2010</a>)</em><br />
Cerita tentang strategi mendapatkan <em>user engagement</em>, dan presentasi eEvent.com tentunya <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_477" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://akhyar.web.id/uploads/ppp.jpg"><img class="size-medium wp-image-477" title="PPP on SparxUp Award" src="http://akhyar.web.id/uploads/ppp-300x180.jpg" alt="PPP on SparxUp Award" width="300" height="180" /></a><p class="wp-caption-text">PPP on SparxUp Award (photo by @naphi)</p></div>
<h2><span style="font-size: 13px; font-weight: normal;">Tentunya foto empat orang di atas bukan foto pembicara seminar. Kebetulan aja admin PPP minus @<a href="http://twitter.com/fajarsaptono">fajarsaptono</a> (yang udah balik ke Pekanbaru) secara berbarengan hadir sekalian nebeng meetup di acaranya SparxUp di University Club UGM ini. Great event! Four thumbs up for eEvent!</span></h2>
<blockquote><p><span style="font-size: 13px; font-weight: normal;">Btw, saya dapat buku <strong>15 Kesalahan dalam Branding</strong>, gratis setelah melontarkan pertanyaan seputar <del>kendala</del> tantangan teknis dalam membangun Startup di sesi <del>tanya jawab</del> diskusi dan dijawab oleh ketiga pembicara dengan sangat memuaskan dan saling melengkapi <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </span></p></blockquote>
<h1>yKode #3: Simple Game Development with Shiva3d</h1>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://ykode.bancakan.org/2011/03/28/ykode-3-simple-game-development-dengan-shiva-3d"><img title="yKode #3" src="http://static.ykode.com/photos/480/27032011647.jpg" alt="yKode #3" width="480" height="360" /></a><p class="wp-caption-text">yKode #3 (photo taken from http://ykode.bancakan.org)</p></div>
<blockquote><p>#YKode is where programmers, hackers, and even students in <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta_(city)">Yogyakarta, Indonesia</a> bring their own laptop, mingle, share and study together on new or hottest technology every TWO WEEKS. (http://ykode.com)</p></blockquote>
<p>Dengan host @<a href="http://twitter.com/lynxluna">lynxluna</a> (juga inisiator) dan pembicara utama @<a href="http://twitter.com/gsarwohadi">gsarwohadi</a>, #yKode yang pertama kalinya saya hadiri ini cukup membuka wawasan saya terhadap 3d Game Development. Awalnya saya sempat lupa akan event yang merupakan versi teknis dari <a href="http://bancakan.org/">Bancakan 2.0</a> ini, kalau saja gak berpapasan sama anak-anak study club Gapoera yang kebetulan mau berangkat ke Cafe AngkringQ, tempat diadakannya #yKode. Sedikit cerita tentang event ini pernah saya tulis di <a title="Plurkology #1" href="http://akhyar.web.id/2011/03/31/plurkology-1/">posting sebelumnya</a> kok. Cekidot <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baidewei, ada yang kayak gini? <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<div id="attachment_509" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://akhyar.web.id/uploads/geeks-meet.jpg"><img class="size-medium wp-image-509" title="geeks-meet" src="http://akhyar.web.id/uploads/geeks-meet-225x300.jpg" alt="Young couple holding hands" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">foto: www.geeksugar.com</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2011/04/04/when-geeks-meet-geeks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Klasifikasi Teman</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2011/04/02/klasifikasi-teman/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2011/04/02/klasifikasi-teman/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 16:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Sistem "pertemanan" pada Twitter adalah satu arah, karena itu tidak ada tombol "add as friend" melainkan "follow". Karena itu Twitter cocok buat pihak-pihak tertentu yang ingin eksis tapi gak mau repot meladeni satu-satu permintaan pertemanan dari orang-orang yang ingin "berteman" dengannya. Kasarnya, "Kalau anda tertarik dengan apa yang saya twit, silakan follow saya. Tapi saya juga berhak memutuskan untuk ngefollow balik anda atau tidak."]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- tweet id : 53831930168356864 -->        <style type='text/css'>            #bbpBox_53831930168356864 a { text-decoration:none; color:#009999; }            #bbpBox_53831930168356864 a:hover { text-decoration:underline; }        </style>        <div id='bbpBox_53831930168356864' class='bbpBox' style='padding:20px; margin:5px 0; background-color:#131516; background-image:url(http://a1.twimg.com/profile_background_images/176074277/twilk_background_4cf2450b57e22.jpg); background-repeat:no-repeat'>            <div style='background:#fff; padding:10px; margin:0; min-height:48px; color:#333333; -moz-border-radius:5px; -webkit-border-radius:5px;'>                <span style='width:100%; font-size:18px; line-height:22px;'>                    di twitter, klasifikasi follow list kyknya lbh pas kalo berdasarkan apa yg mrk twit ketimbang kenal dimana.. beda sama FB yg mlh sebaliknya                </span>                <div class='bbp-actions' style='font-size:12px; width:100%; padding:5px 0; margin:0 0 10px 0; border-bottom:1px solid #e6e6e6;'>                    <img align='middle' src='http://akhyar.web.id/wp-content/plugins/twitter-blackbird-pie//images/bird.png' />                    <a title='tweeted on 1 April 2011 9:51 pm' href='http://twitter.com/#!/akhy/status/53831930168356864' target='_blank'>1 April 2011 9:51 pm</a> via <a href="http://www.tweetdeck.com" rel="nofollow" target="blank">TweetDeck</a>                    <a href='https://twitter.com/intent/tweet?in_reply_to=53831930168356864' class='bbp-action bbp-reply-action' title='Reply'>                        <span><em style='margin-left: 1em;'></em><strong>Reply</strong></span>                    </a>                    <a href='https://twitter.com/intent/retweet?tweet_id=53831930168356864' class='bbp-action bbp-retweet-action' title='Retweet'>                        <span><em style='margin-left: 1em;'></em><strong>Retweet</strong></span>                    </a>                    <a href='https://twitter.com/intent/favorite?tweet_id=53831930168356864' class='bbp-action bbp-favorite-action' title='Favorite'>                        <span><em style='margin-left: 1em;'></em><strong>Favorite</strong></span>                    </a>                </div>                <div style='float:left; padding:0; margin:0'>                    <a href='http://twitter.com/intent/user?screen_name=akhy'>                        <img style='width:48px; height:48px; padding-right:7px; border:none; margin:0' src='http://a2.twimg.com/profile_images/1272313987/farewell-128x128_normal.png' />                    </a>                </div>                <div style='float:left; padding:0; margin:0'>                    <a style='font-weight:bold' href='http://twitter.com/intent/user?screen_name=akhy'>@akhy</a>                    <div style='margin:0; padding-top:2px'>Akhyar Amarullah</div>                </div>                <div style='clear:both'></div>            </div>        </div>        <!-- end of tweet -->
<p>Jujur, menurut saya Twitter dan Facebook memiliki <em>nature</em> yang bener-bener beda sehingga kadang saya juga memperlakukan keduanya sedikit berbeda. Oh ya, untuk posting kali ini saya tidak membahas Plurk, maaf <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hal yang paling mendasar pada facebook adalah akun <del>se</del>harus<del>nya</del> mewakili entitas manusia dengan pengecualian pada Facebook Page tentunya. Beberapa waktu lalu @<a href="http://plurk.com/odynx">odynx</a> pernah menyinggung di timeline Plurk-nya bahwa Facebook melarang user-nya menggunakan <em>profile picture</em> yang mengandung muatan komersil. Yang pertama kepikiran di benakku ketika itu adalah, gimana dengan user yang menggunakan akunnya sebagai toko online? Jujur saya tidak begitu setuju dengan penggunaan akun Facebook (user biasa, bukan Facebook Page) sebagai toko online. Gak kenapa-napa sih, hanya saja saya bersikukuh bahwa user Facebook harus mewakili satu individu!  Facebook sudah memberikan fitur <em>Page</em> kenapa gak dimanfaatkan? Yah, toko online hanya salah satu contoh perilaku pengguna Facebook yang dari sudut pandang saya merupakan <em>account abuse</em>.</p>
<p>Kok rasanya <em>awkward</em> banget kalo saya nge-wall toko online gini, <em>&#8220;Hai Toko XYZ makasih udah di-add, salam kenal.&#8221;</em></p>
<p>Baidewei, kayaknya saya jarang mau nge-approve permintaan pertemanan dari akun-bukan-manusia yak. Mohon maaf lahir batin kalau ada yg ngerasa nge-add saya <del>untuk target promosi barang</del> tapi belum tak approve <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;">&#8230;</p>
<p>Beda dengan Facebook, akun Twitter bisa mewakili apa aja dan tidak mesti manusia. bisa aja kelompok orang, organisasi, produk, bisnis atau apapun.</p>
<p>Sistem &#8220;pertemanan&#8221; pada Twitter adalah satu arah, karena itu tidak ada tombol &#8220;add as friend&#8221; melainkan &#8220;follow&#8221;. Karena itu Twitter cocok buat pihak-pihak tertentu yang ingin eksis tapi gak mau repot meladeni satu-satu permintaan pertemanan dari orang-orang yang ingin &#8220;berteman&#8221; dengannya. Kasarnya, <em>&#8220;Kalau anda tertarik dengan apa yang saya twit, silakan follow saya. Tapi saya juga berhak memutuskan untuk ngefollow balik anda atau tidak.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: center;">&#8230;</p>
<p>Hal-hal tersebut ternyata mempengaruhi bagaimana saya mengklasifikasikan &#8220;teman&#8221; di jejaring sosial Facebook dan Twitter. Saya tidak mengelompokkan follow list Twitter saya berdasarkan fakta real world seperti temen SMA, temen kuliah, dosen, dsb. Saya lebih senang mengelompokkan berdasarkan tema twit mereka. Ya kayak gini contoh twitter list yang saya bikin:</p>
<p><a href="http://img.akhyar.web.id/posts/my-twitter-list.png"><img class="aligncenter" title="My Twitter List (@akhy)" src="http://img.akhyar.web.id/posts/my-twitter-list.png" alt="" width="232" height="233" /></a></p>
<p>Bandingkan sama di Facebook:</p>
<p><a href="http://img.akhyar.web.id/posts/my-fb-list.png"><img class="aligncenter" title="My Facebook Lists" src="http://img.akhyar.web.id/posts/my-fb-list.png" alt="" width="152" height="414" /></a></p>
<p>Ups. Saya bukannya membeda-bedakan teman lho ya. Hanya untuk mempermudah penyaringan di tengah derasnya arus informasi dunia maya (baca: apdet setatus) <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>Facebook</strong>: Jejaring Pertemanan</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Twitter</strong>: Jejaring Informasi</p>
<p>catatan: Saya menyisipkan twit di posting ini menggunakan plugin <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/twitter-blackbird-pie/">WP Blackbird Pie</a> kayak di <a href="http://dailysocial.net/2010/11/06/embed-tweet-ke-blog-wordpress/">DailySocial.net</a></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2011/04/02/klasifikasi-teman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Plurkology #1</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2011/03/31/plurkology-1/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2011/03/31/plurkology-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 17:34:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[anthology]]></category>
		<category><![CDATA[plurk]]></category>
		<category><![CDATA[social media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dipikir-pikir, kenapa tulisan-tulisan pendek di microblogging tersebut gak dikompilasi aja? Dengan gitu saya jadi ada bahan buat ngisi blog yang udah kelamaan ditelantarin ini. Lagipula, sifat microblogging adalah kontennya sangat cepat basi! Anggap aja saya berusaha mengarsipkannya agar tidak hilang ditelan timeline begitu saja :P]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akhyar.web.id/uploads/plurk-anthology-01.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-455" title="plurk-anthology-01" src="http://akhyar.web.id/uploads/plurk-anthology-01-150x150.jpg" alt="Plurkology #1" width="150" height="150" /></a>Kelamaan gak nulis blog emang bikin kangen ngeblog, tapi ngeblank begitu mau mulai nulis. Salah satu distraction terbesar yang jadi penghalangku untuk ngeblog tak lain dan tak bukan adalah social media!! Sehari gak pesbukan, ngeplurk, dan ngetwit bisa bikin jari gatel gak sabar pengen ngapdet setatus ato nge-troll di setatus temen-temen. Seperti di <a href="http://d3wdr0p.com/2011/03/sekeadar-selingan/">posting-an Faye</a> dan beberapa kali disinggung @<a href="http://plurk.com/xaliber">Xaliber</a>, terlalu banyak nulis di microblogging (Twitter, Plurk, dsb) bikin ide-ide yang seharusnya jadi posting panjang di blog malah keluar sedikit-sedikit jadi tulisan sependek seratus empat puluh karakter. Begitu pengen nulis agak seriusan di blog, eh jadi kehabisan bahan. Nah lho.</p>
<p>Setelah dipikir-pikir, kenapa tulisan-tulisan pendek di microblogging tersebut gak dikompilasi aja? Dengan gitu saya jadi ada bahan buat ngisi blog yang udah kelamaan ditelantarin ini. Lagipula, sifat microblogging adalah kontennya sangat cepat basi! Anggap aja saya berusaha mengarsipkannya agar tidak hilang ditelan timeline begitu saja <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Oh ya, microblogging of choice yang saya jadikan posting antologi kali ini adalah Plurk. Secara saya lebih aktif ngeplurk <del>dan ngetroll</del> ketimbang ngetwit. Nantinya akan saya bubuhkan barang sedikit keterangan mengenai situasi ketika plurk tersebut ditulis. Ikuze! <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><!-- Plurk Badge START --><a href="http://www.plurk.com/akhy/invite/4" target="_top"><img class="aligncenter" src="http://images.plurk.com/image_avatar_3319215_h.png" border="0" alt="" /></a><!-- Plurk Badge END --></p>
<hr />
<h1>#1 &#8211; 1 : Ariel vs Artis Korea?</h1>
<p><a href="http://www.plurk.com/p/bd6hoj"><img class="alignnone" title="Dari Ariel ke Artis Korea" src="http://img.akhyar.web.id/plurk/plurkology-001.png" alt="Dari Ariel ke Artis Korea" width="503" height="183" /></a></p>
<p style="padding-left: 30px;">Spektakuler. Saya lupa siapa yang bilang itu. Sialnya, statemen di atas diamini oleh @<a href="http://plurk.com/yoyoimut">yoyoimut</a> dan @<a href="http://plurk.com/widy_agung">widy_agung</a>. Fuu! Kalau gak salah sih beberapa praktikanku yang komentar baik di real world maupun jejaring sosial, <em>&#8216;Mas, rambut Ariel-nya mana?&#8217;</em> atau, <em>&#8216;Ihiiy, sekarang mas gaya Korea ya? Ganteng deh.&#8217;</em> <del>(sekedar catatan, frase terakhir adalah fiktif belaka)</del></p>
<hr />
<h1>#1 &#8211; 2 : Geeks&#8217; Way of Refreshing</h1>
<p><a href="http://www.plurk.com/p/bdl37g"><img class="alignnone" title="Refreshing ala Geek" src="http://img.akhyar.web.id/plurk/plurkology-002.png" alt="" width="503" height="146" /></a></p>
<p style="padding-left: 30px;">Mengutip kata-kata @<a href="http://twitter.com/lynxluna">lynxluna</a>, @<a href="http://twitter.com/yKode">yKode</a> adalah refreshing ala geek. Kalo Bancakan 2.0 cenderung berisi seminar dan presentasi para penggiat startup lokal, maka yKode adalah tempat belajar ngoding bareng buat programmer-programmer Jogja sekalian nyari kenalan &amp; kali aja proyekan <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="padding-left: 30px;">Materi yang dibawakan Om Guntur Sarwohadi (dari <a href="http://soybeansoft.com/">Soybeansoft</a>) adalah pengenalan engine game Shiva3d dengan studi kasus bikin game klasik Asteroid yang nantinya bisa dipublish ke berbagai platform seperti Android, iPhone, BlackBerry, dan web. Bravo! Sayangnya saya agak kesulitan mengikuti materi yang antara lain karena ketidak-kuatan kartu grafis (VGA) laptop saya yang bikin proses nampilin stage jadi gak sempurna. Anyway, it&#8217;s still great!!</p>
<p style="padding-left: 30px;">Meskipun yang hadir di cafe AngkringQ untuk event yKode tersebut gak terlalu banyak, namun jumlah laptop yang dibawa peserta ternyata cukup untuk membuat listrik cafe mati beberapa kali karena kekurangan daya (ok, jangan salahkan Gapoera UII yang terlalu banyak bawa personil yak <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ). Jumlah peserta yang tidak terlalu banyak justru bikin suasana lebih akrab. Ternyata orang di sebelah saya adalah @<a href="http://plurk.com/cangcappo">cangcappo</a> yang sebenarnya kemaren sempat ketemu pas sama @<a href="http://plurk.com/yohang">yohang</a> di seminar SparxUp di UC UGM tapi belum sempat kenalan. Haha.</p>
<blockquote>
<p style="padding-left: 30px;">Pesan moral: <em>Kalau mau ada acara gathering di cafe yang melibatkan banyak orang dan butuh laptop, silakan bawa colokan listrik berlebih tapi inget-inget daya listrik!!</em></p>
</blockquote>
<hr />
<p>Sebenarnya, ide ini berawal dari hashtag #100factsaboutme yang dari twitter @<a href="http://twitter.com/niiwul">niiwul</a> yang ia kumpulkan menjadi tulisan di blognya. Aha, brilian ato sayanya yang telat mikir?? Jadinya kan saya gak kehabisan bahan ngeblog untuk waktu-waktu yang akan datang <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2011/03/31/plurkology-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liar Game</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2010/10/25/liar-game/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2010/10/25/liar-game/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 11:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Japanese]]></category>
		<category><![CDATA[psychological thriller]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[Drama thriller psikologis, terlebih yang dibumbui masalah trust (kepercayaan) dimana para tokoh-tokohnya (dan penonton tentunya) ditempatkan di posisi dimana tidak ada yang benar-benar bisa dipercaya adalah tema favorit saya. Seru lho nyoba nebak-nebak alur cerita dan siapa memihak siapa, apalagi kalau ternyata tebakan kita benar (no spoiler plz).]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://wiki.d-addicts.com/static/images/5/52/Liar_Game.jpg"><img class="  aligncenter" title="Liar Game 1st Season" src="http://i866.photobucket.com/albums/ab222/akhyrul/liar-game.jpg" alt="Liar Game 1st Season" width="490" height="295" /></a></p>
<blockquote style="text-align: center;"><p><strong>Title:</strong> ライアーゲーム<br />
<strong>Title (English):</strong> LIAR GAME<br />
<strong>Format:</strong> Renzoku<br />
<strong>Genre:</strong> Psychological thriller<br />
<strong>Broadcast network:</strong> Fuji TV</p></blockquote>
<blockquote><p><strong>Kanzaki Nao</strong> adalah seorang mahasiswi yang sangat jujur dan naif. Suatu hari dia menerima uang sejumlah 100 Juta Yen dan rekaman video yang menyatakan dia telah dipilih untuk berpartisipasi dalam &#8220;Liar Game&#8221; (Game Pembohong). Tujuan dari game tersebut adalah bahwa setiap pemain harus saling menipu satu sama lain untuk mendapatkan uang 100 Juta milik lawan yang diberikan di awal permainan. Pada akhir permainan, sekretariat Liar Game akan menarik kembali uang yang diberikan di awal permainan tersebut, sehingga dengan kata lain pemain yang berhasil mencuri uang lawannya akan mendapatkan uang tersebut sebagai hadiah. Namun pemain yang berhasil dijebak sehingga kehilangan &#8220;uang modal&#8221; terancam terlilit hutang karena sekretariat Liar Game akan mengambil kembali uang tersebut bagaimanapun caranya (<em>by any means possible</em>).</p>
<p>Hari selanjutnya, Nao mendapat informasi bahwa lawannya untuk stage pertama adalah mantan guru sekolahnya dulu, <strong>Fujisawa Kazuo</strong>. Dalam kepanikan, dia menghampiri guru sekolahnya itu meminta bantuan. Namun karena kepolosannya sendiri, Nao justru dijebak sehingga kehilangan uang 100 Juta miliknya. Putus asa, ia pun melapor pada polisi yang ternyata tidak percaya dan tidak bisa membantu apa-apa. Namun, oleh polisi Nao disarankan untuk meminta bantuan pada seorang penipu (swindler) legendaris yang baru saja keluar dari penjara, <strong>Akiyama Shinichi</strong>. Dengan bantuannya, bisakah Nao memenangkan Liar Game?</p>
<p>(sinopsis merupakan terjemahan bebas dari <a href="http://wiki.d-addicts.com/LIAR_GAME">d-addicts</a> dan sedikit modifikasi oleh <a href="http://akhyar.web.id/2010/10/25/liar-game">Akhyar</a>)</p></blockquote>
<p><span id="more-406"></span>Drama <em>thriller psikologis</em>, terlebih yang dibumbui masalah <em>trust</em> (kepercayaan) dimana para tokoh-tokohnya (dan penonton tentunya) ditempatkan di posisi dimana tidak ada yang benar-benar bisa dipercaya adalah tema favorit saya. Seru lho nyoba nebak-nebak alur cerita dan siapa memihak siapa, apalagi kalau ternyata tebakan kita benar (no spoiler plz).</p>
<p>Saking demennya saya sama genre macam gini, seringkali saya sudah terlatih untuk tau kalo <em>&#8220;tokoh X itu pasti bohong&#8221;</em>. Kadang yang kayak gini juga sering muncul di kepala saya, <em>&#8220;Ah, itu kan penyampaian ceritanya sengaja dibikin pada awalnya Y terlihat baik, namun ujung-ujungnya penonton dibikin percaya bahwa dia ternyata jahat setelah identitasnya terbongkar. Padahal ya memang baik&#8221;</em>. Intinya penonton yang agak kurang berpengalaman, kemungkinan besar bakal tertipu oleh alur cerita. Sebut aja <a href="http://akhyar.web.id/2010/01/14/review-bloody-monday-buraddi-mandei/">Bloody Monday</a> (tapi kadang alurnya agak maksa juga sih <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  )</p>
<p><a rel="external nofollow" href="http://wiki.d-addicts.com/static/images/0/04/LiarGame2-banner.jpg"><img class="alignright" title="Liar Game Season 2" src="http://i866.photobucket.com/albums/ab222/akhyrul/liar-game-season-2.jpg" alt="Liar Game Season 2" width="382" height="262" /></a>Dorama Liar Game ini meskipun season pertamanya udah mayan jadul (tahun 2007, dan baru saya tonton sekarang di 2010) alur beserta intrik dalam ceritanya sukses bikin saya terkagum-kagum. Salah satu bagian favorit saya adalah di round Minority Rules dimana Akiyama diam-diam bahkan tanpa sepengetahuan Nao bahwa ia telah mengetahui identitas dan trik &#8220;pasti menang&#8221; dari orang yang mereka curigai sebagai pengkhianat beralias X (karena belum tahu siapa orangnya)</p>
<p>Ah, daripada saya cerita makin panjang dan semakin berbau spoiler. Silakan tonton sendiri aja dorama yang diangkat dari manag berjudul sama ini. Terdiri dari dua season dan satu movie, saat artikel ini ditulis saya baru menyelesaikan nonton season pertama <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><small>Drama Jepang yang mungkin mirip dengan Liar Game: Bloody Monday (2 season), Maou, Deathnote</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2010/10/25/liar-game/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencegah jQuery konflik dengan library lain</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2010/10/24/mencegah-jquery-konflik-dengan-library-lain/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2010/10/24/mencegah-jquery-konflik-dengan-library-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 14:09:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Geek Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[javascript]]></category>
		<category><![CDATA[jquery]]></category>
		<category><![CDATA[programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Ketika menggunakan beberapa library JavaScript bersamaan terkadang muncul konflik yang agak sulit untuk didebug. Entah saya yang bego, yang jelas saya menghabiskan sampe satu jam untuk ngoprek kode hanya untuk akhirnya tepok jidat menyadari kalau terjadi konflik antara Mochikit dan jQuery.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://akhyar.web.id/uploads/jquery-workshop.jpg"><img class="size-medium wp-image-402 aligncenter" title="jquery-workshop" src="http://akhyar.web.id/uploads/jquery-workshop-300x211.jpg" alt="Numpang Promosi" width="300" height="211" /></a></p>
<p style="text-align: left;">Kadang kita butuh lebih dari satu <em>Javascript Library</em> dalam satu waktu. Dalam kasus saya beberapa hari yang lali, plugin yang saya butuhkan ternyata hanya bisa digunakan dengan library Mochikit. Kebetulan berbeda dengan library yang saya gunakan untuk website yang sama, yaitu jQuery.<span id="more-400"></span></p>
<p>Ketika menggunakan beberapa library JavaScript bersamaan terkadang muncul konflik yang agak sulit untuk didebug. Entah saya yang bego, yang jelas saya menghabiskan sampe satu jam untuk ngoprek kode hanya untuk akhirnya tepok jidat menyadari kalau terjadi konflik antara Mochikit dan jQuery (doh)</p>
<p>Simpelnya pencegahan konflik semacam itu bisa diatasi dengan menambahkan Javascript di bagian head sebagai berikut:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ;">
jQuery.noConflict();
</pre>
<p>Untuk selanjutnya semua pemanggilan jQuery yang menggunakan tanda dolar (&#8220;$&#8221;) kita ganti menjadi &#8220;jQuery&#8221;. Misalnya begini:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ;">
jQuery('terserah').hide();
</pre>
<p>Alternatif lain, bila tetap ingin jQuery dapat dipanggil dengan nama singkat bisa dilihat contoh di bawah:</p>
<pre class="brush: jscript; title: ;">
var $j = jQuery.noConflict();
$j('terserah').hide();
</pre>
<p>Gampang kan? <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2010/10/24/mencegah-jquery-konflik-dengan-library-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aplikasi Adobe AIR yang Paling Sering Saya Gunakan</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2010/10/24/aplikasi-adobe-air-yang-paling-sering-saya-gunakan/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2010/10/24/aplikasi-adobe-air-yang-paling-sering-saya-gunakan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 13:05:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Geek Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Platform independent adalah suatu hal yang saya suka dari aplikasi web. Bagaimana tidak, semua komputer dari berbagai golongan, suku, ras, apapun operating system-nya hampir bisa dipastikan memiliki kemampuan untuk mengakses internet. Untuk saya yang sering gonta-ganti tempat online (kadang di leptop, kadang di lab, kadang di kampus) memiliki akun layanan web yang bisa diakses dari berbagai tempat adalah keharusan :P ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>The Adobe® AIR® 2 runtime enables developers to use HTML, JavaScript, Adobe Flash® software, and ActionScript® to build web applications that run as standalone client applications without the constraints of a browser. Adobe AIR and the Adobe Flash Platform unleash the creativity of designers and developers by providing a consistent and flexible development environment for the delivery of applications across devices and platforms.</p></blockquote>
<p><em>Platform independent</em> adalah suatu hal yang saya suka dari aplikasi web. Bagaimana tidak, semua komputer dari berbagai golongan, suku, ras, apapun <em>operating system</em>-nya, <span style="text-decoration: line-through;">dan apapun makannya minumnya Teh Botol Sosro</span> hampir bisa dipastikan memiliki kemampuan untuk mengakses internet (euh, ini gak dianggap komunis kan <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ). Untuk saya yang sering gonta-ganti tempat online (kadang di leptop, kadang di lab, kadang di kampus) memiliki akun <a href="http://utchanovsky.com/2010/10/cloud-computing/">layanan web yang bisa diakses dari berbagai tempat</a> adalah keharusan <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-389"></span></p>
<div id="attachment_390" class="wp-caption aligncenter" style="width: 456px"><a href="http://chickenstrip.wordpress.com/2008/12/12/chickenstrip-132-programming-di-air/"><img class="size-full wp-image-390" title="Programming di Air" src="http://akhyar.web.id/uploads/programming-di-air.gif" alt="Programming di Air" width="446" height="230" /></a><p class="wp-caption-text">Anda tidak cocok programming di Air</p></div>
<p>Adobe AIR adalah salah satu platform pengembangan aplikasi yang dapat dijalankan di berbagai operating system (oke, kita kesampingkan dulu Java <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  ). Bayangkan saja, hanya dengan satu file installer (file *.air) suatu aplikasi dapat diinstall di Linux, Windows, dan berbagai OS lain yang telah memiliki Adobe AIR. Sebagian besar aplikasi AIR yang saya gunakan adalah desktop client untuk social media dan layanan web lainnya yang selalu setia menemani aktifitas online saya <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Berikut beberapa aplikasi AIR yang worth to try dan saya rasa sangat bermanfaat (semoga juga untuk anda <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  )</p>
<h1 style="clear: left;">Facebook Photo Uploader</h1>
<p>Jangan pedulikan namanya. Aplikasi ini lebih dari sekedar pengunggah foto. Facebook Photo Uploader tergolong cukup lengkap untuk ukuran Facebook desktop client <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<h1 style="clear: left;">Facebook for Air</h1>
<p>Lebih ringan ketimbang Facebook Photo Uploader. Aplikasi pilihan saya untuk sekedar baca dan update status <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>http://facebook.com/FacebookForAdobeAIR</p>
<h1 style="clear: left;">TweetDeck</h1>
<p>Tweeps mana yang gak tau Twitter client yang sangat populer ini? Fiturnya sangat sangat lengkap. Mendukung custom column, filter, dan banyak fitur lain yang belum saya jelajahi lebih jauh <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> . TweetDeck selain multi account juga mendukung beberapa jejaring sosial lain seperti Facebook, LinkedIn, Google Buzz, MySpace, dan FourSquare. Tertarik mencoba? <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Alternatif lain TweetDeck yang memiliki fitur serupa adalah <a href="http://seesmic.com/">Seeismic</a> yang sayangnya dibangun menggunakan Microsoft Silverlight (mirip, tapi bukan Adobe Air. sebenarnya sih ada juga versi Air-nya). Kelebihan Seeismic adalah fitur pluginnya yang tampaknya merupakan antisipasi dari semakin banyaknya fitur yang selama ini hanya ada pada Desktop/Web client sekarang telah didukung secara native oleh Twitter.</p>
<p>http://tweetdeck.com</p>
<h1 style="clear: left;">DestroyTwitter</h1>
<p><em><a href="http://akhyar.web.id/uploads/ss-destroy-twitter.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-394" title="DestroyTwitter" src="http://akhyar.web.id/uploads/ss-destroy-twitter-150x150.jpg" alt="DestroyTwitter" width="150" height="150" /></a>My Twitter desktop client of choice</em> untuk saat ini. Seperti yang diklaim di website resminya, DestroyTwitter sangat ringan dan irit memori meskipun fiturnya tidak sekaya TweetDeck. Sayangnya tidak mendukung (atau saya yang belum tau?)<a href="http://seesmic.com/"> Twitter list</a>.Ya setidaknya lumayan buat sekedar mendapatkan berita-berita terbaru secara realtime <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baidewei, namanya sangar juga ya untuk Twitter client <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>http://destroytwitter.com</p>
<h1 style="clear: left;">Tumblweed</h1>
<p><a href="http://akhyar.web.id/uploads/ss-tumbleweed.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-393" title="Tumbleweed" src="http://akhyar.web.id/uploads/ss-tumbleweed-150x150.jpg" alt="Tumbleweed" width="150" height="150" /></a>Tumblr client yang simpel dan gampang digunakan. Sebenarnya sih saya lebih sering menggunakan ini hanya untuk ngepost quote favorit ke <a href="http://akhyar.tumblr.com/">Tjatatan Djempol</a> <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>http://tumblweed.org</p>
<h1 style="clear: left;">Doomi</h1>
<p><a href="http://images.plurk.com/3319215_555487e0a351889bd3b5c41f816bd004.jpg"><img class="alignleft" title="Doominow" src="http://images.plurk.com/3319215_555487e0a351889bd3b5c41f816bd004.jpg" alt="Makjang, banyak kali kerjaanku" width="232" height="298" /></a>Baca: Do Me (now)!</p>
<p>Aplikasi Air simpel yang berfungsi sebagai todolist. Sempat cukup lama saya gunakan (baca: seminggu). Namun berhubung tidak ada online service-nya (biar catatannya bisa diakses bila saya sedang berganti komputer), saya pun beralih ke Remember the Milk di bawah <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>http://doominow.com/</p>
<h1 style="clear: left;">App for the Milk</h1>
<p><a href="http://akhyar.web.id/uploads/ss-themilk.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-395" title="Remember the Milk" src="http://akhyar.web.id/uploads/ss-themilk-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Aplikasi Air untuk layanan online Todo List bernama <em>Remember the Milk</em>. Ringan, simple, dan aplikasi webnya juga bisa diakses via mobile browser hape Samsung-ku. Namanya unik, kayak catatan belanja susu aja <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>http://www.rememberthemilk.com/</p>
<h1 style="clear: left;">Plurk Client</h1>
<p>Plurk merupakan microblogging yang paling merasuk di kehidupan maya saya. Namun untuk ini saya belum menemukan plurk client yang pas. Masuk wishlist deh (atau nanti bikin sendiri) <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau memang ngotot bisa gunakan beberapa plurk client yang kebanyakan cuman mindahin Plurk Mobile ke dalam Adobe Air. Alternatif lain adalag menggunakan Mozilla Prism yang diarahkan ke Mobile Plurk. Untuk caranya, silakan imajinasikan sendiri atau tanyakan pada Google <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<hr />That&#8217;s all. Kapan-kapan akan saya mutakhirkan listnya <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>sumber komik: Chickenstrip (<a href="http://chickenstrip.wordpress.com/2008/12/12/chickenstrip-132-programming-di-air/">link</a>)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2010/10/24/aplikasi-adobe-air-yang-paling-sering-saya-gunakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngoprek Notepad++</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2010/09/06/ngoprek-notepad-plus-plus/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2010/09/06/ngoprek-notepad-plus-plus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Sep 2010 11:11:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Geek Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[ngoprek]]></category>
		<category><![CDATA[pemrograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[Keberadaan koneksi internet di rumah yang tergantung pada pulsa Flexi, membuat saya dongkol sendiri kalo lagi kehabisan pulsa. Namun hikmah yang bisa diambil ternyata sangat banyak. Di samping belajar bersabar, saya juga bisa menjadi lebih fokus untuk ngoding proyek Kerja Praktek dan mempelajari PHP framework. Tanya kenapa? You know why lah ya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akhyar.web.id/uploads/notepad-plus-plus.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-362" title="notepad-plus-plus" src="http://akhyar.web.id/uploads/notepad-plus-plus.jpg" alt="Notepad++" width="199" height="199" /></a>Keberadaan koneksi internet di rumah yang tergantung pada pulsa Flexi, membuat saya dongkol sendiri kalo lagi kehabisan pulsa. Namun hikmah yang bisa diambil <em>*ramadhan effects*</em> ternyata sangat banyak. <span style="text-decoration: line-through;">Di samping belajar bersabar</span>, saya juga bisa menjadi lebih fokus untuk ngoding proyek Kerja Praktek dan mempelajari PHP framework. Tanya kenapa? <em>You know why</em> lah ya :-&#8221; .</p>
<p><span id="more-359"></span>Salah satu <em>code editor</em> yang paling saya demenin di platform Jendela dan sekalian saya jadiin <em>default text editor</em> adalah Notepad++. Sebagaimana C++ dan Pijat++,  yang namanya pake embel-embel <em>ples ples</em> itu pasti ya punya sesuatu yang <em>&#8220;lebih&#8221;</em> lah dibanding yang gak pake <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Berangkat dari sifat keisengan saya yang suka ngoprek tampilan suatu aplikasi jadi mirip aplikasi lain, terbersitlah ide iseng bikin Notepad++ saya jadi mirip TextMate, <em>code editor</em> nan powerful yang hanya tersedia eksklusip untuk pengguna komputer Apel.</p>
<h3>Syntax Highlighting</h3>
<ol>
<li>Cari theme TextMate yang anda suka <a href="http://wiki.macromates.com/Themes/UserSubmittedThemes">di sini</a> lalu download</li>
<li>Buka online theme converter <a href="http://framework.lojcomm.com.br/tmTheme2nppStyler/">di sini</a>, lalu paste-kan isi file theme TextMate yang anda download tadi ke box yang tersedia. Lalu klik download untuk mendapatkan theme yang telah dikonversi untuk digunakan pada Notepad++</li>
<li>Pindahkan file theme yang telah dikonversi ke folder tempat anda menginstall Notepad++ dengan nama stylers.xml</li>
<li>Restart Notepad++ anda <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </li>
</ol>
<h3>TextMate Font</h3>
<ol>
<li>Download dan install font Monaco yang jadi defaultnya TextMate <a href="http://www.webdevkungfu.com/textmate-envy-aka-monaco-font-for-windows/">di sini</a>.</li>
<li>Buka Notepad++ lalu pilih font Monaco di <strong>Settings &gt; Styler Configurator</strong>, di pengaturan <strong>Global Style &gt; Global Override</strong></li>
<li>Beri tanda centang pada <strong>Enable global font</strong> dan klik Save &amp; Close</li>
</ol>
<p><a href="../uploads/ss-notepad-plus-plus.jpg"><img title="ss-notepad-plus-plus" src="../uploads/ss-notepad-plus-plus.jpg" alt="Notepad++" width="480" height="360" /></a></p>
<h3>Plugins</h3>
<p>Plugin-plugin untuk Notepad++ yang bisa ditemukan di wiki resminya dapat diinstall dengan menyalin file .dll yang bersangkutan ke <code>[notepad++ folder]\plugins</code></p>
<p>Beberapa plugin yang saya rekomendasiin antara lain Explorer, HTML Tag, dan CSS Explorer. Tenang semuanya gratis, meski gak harus opensource <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Selamat mencoba <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2010/09/06/ngoprek-notepad-plus-plus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapa Saya di Twitter?</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2010/08/22/siapa-saya-di-twitter/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2010/08/22/siapa-saya-di-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 15:53:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Geek Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[eksis]]></category>
		<category><![CDATA[narsis]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[Sekedar posting iseng. Bagi yang membaca ini dan memiliki Twitter diwajibkan untuk membuat posting serupa dari akun Twitternya masing-masing ;) *dibuang ke timbuktu*]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekedar posting iseng. Bagi yang membaca ini dan memiliki Twitter diwajibkan untuk membuat posting serupa dari akun Twitternya masing-masing <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  <em>*dibuang ke timbuktu*</em></p>
<p><em></p>
<div id="attachment_352" class="wp-caption aligncenter" style="width: 557px"><em><a href="http://akhyar.web.id/uploads/me-on-twitter.jpg"><img class="size-full wp-image-352" title="me-on-twitter" src="http://akhyar.web.id/uploads/me-on-twitter.jpg" alt="Me on Twitter" width="547" height="695" /></a></em><p class="wp-caption-text">Me on Twitter</p></div>
<p></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2010/08/22/siapa-saya-di-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Konten Dikopas jadi Impas</title>
		<link>http://akhyar.web.id/2010/08/22/membuat-konten-dikopas-jadi-impas/</link>
		<comments>http://akhyar.web.id/2010/08/22/membuat-konten-dikopas-jadi-impas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Aug 2010 03:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Akhyar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Geek Stuffs]]></category>
		<category><![CDATA[copycat]]></category>
		<category><![CDATA[kopas]]></category>
		<category><![CDATA[plagiarisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akhyar.web.id/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya deskripsi di button di samping sudah cukup jelas menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan ketimbang judul yang rada gak jelas Layanan menarik bernama Tynt Insight ini saya temukan setelah iseng-iseng mengklik tombol whos.amung.us merah menawan yang ada di bagian bawah halaman blog ini. Tynt Insight menawarkan sebuah cara melacak konten-konten apa saja yang dikopas (copy-paste) pengunjung dari website kita. Sebagai bonus, link menuju URL berisi konten original milik kita (yang jadi korban kopas) otomatis ditambahkan bila pengunjung yang bersangkutan melakukan paste. Menarik bukan? How does it work? Each time a user copies content from your website and pastes into an email, blog or website, we automatically add a URL link back to your site’s original content. When someone clicks that URL, they are directed back to your site and see the original content. Tynt’s unique capabilities turn copying into a valuable asset for your site that lets you: Generate more visits and page views Improve your search engine ranking Get credit when your content is copied Promote your brand and website Measure and understand user engagement Understand what keywords prompt users to leave your site See what sites are promoting your content Saya sudah mencobanya dan berhasil. Setelah saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://whos.amung.us/stats/hu9vmb9oh3tk/"><img class="alignleft" title="Tynt Get Started" src="http://wz.tynt.com/images/btn_get_started_free.png" alt="" width="205" height="94" /></a>Rasanya deskripsi di button di samping sudah cukup jelas menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan ketimbang judul yang rada gak jelas <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Layanan menarik bernama <a href="http://www.tynt.com/tynt-insight">Tynt Insight</a> ini saya temukan setelah iseng-iseng mengklik tombol whos.amung.us merah menawan yang ada di bagian bawah halaman blog ini. Tynt Insight menawarkan sebuah cara melacak konten-konten apa saja yang dikopas (copy-paste) pengunjung dari website kita. Sebagai bonus, link menuju URL berisi konten original milik kita (yang jadi korban kopas) otomatis ditambahkan bila pengunjung yang bersangkutan melakukan paste. Menarik bukan?</p>
<p><span id="more-315"></span></p>
<blockquote>
<h3>How does it work?</h3>
<p>Each time a user copies content from your website and pastes into an  email, blog or website, we automatically add a URL link back to your  site’s original content. When someone clicks that URL, they are directed  back to your site and see the original content.<br />
Tynt’s unique capabilities turn copying into a valuable asset for your site that lets you:</p>
<ul>
<li>Generate more visits and page views</li>
<li>Improve your search engine ranking</li>
<li>Get credit when your content is copied</li>
<li>Promote your brand and website</li>
<li>Measure and understand user engagement</li>
<li>Understand what keywords prompt users to leave your site</li>
<li>See what sites are promoting your content</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Saya sudah mencobanya dan berhasil. Setelah saya coba kopi dan paste ke notepad, link menuju URL tempat saya melakukan kopas tadi benar-benar ikut terpaste bersama konten. Tapi untuk tracking-nya sayang sekali saya belum bisa memberi review karena ketika posting ini ditulis tab overview di dashboard Tynt Insight masih menunjukkan <em>No data available</em>. Silakan copy beberapa teks di halaman ini berkali-kali, biar saya ada bahan buat review <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Tertarik mencoba? Silakan <a href="https://id.tynt.com/account/sign_up">mendaftarkan blog anda di sini</a>. Tenang aja, gak ada link referral kok <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<hr />tambahan: Tips lain untuk <em>mengimpaskan</em> konten yang dikopas adalah menyelipkan setidaknya satu link internal ke posting lain di blog anda yang sama seperti yang sempat disinggung <a href="http://www.desaindigital.com/autoblogging-itu-menyebalkan-titik/">di artikelnya Mas Jeprie</a>. Biasanya tukang kopas males ngedit-ngedit lagi jadi anda akan mendapat pingback setiap klon posting anda dipublish orang lain. Lagipula cara ini juga epektip untuk pelaku autoblogging. <a href="http://akhyar.web.id/2010/08/21/google-juga-manusia/">Tapi dilihat dari search engine optimization, siapa yang tau?</a> <img src='http://akhyar.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akhyar.web.id/2010/08/22/membuat-konten-dikopas-jadi-impas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

